Hinggasekarang, orang Batak selalu menjunjung tinggi marganya. Setiap ada dua orang Batak bertemu, pasti menanyakan marganya apa. Kira-kira, kenapa ya marga dianggap sangat penting? 1. Marga menandakan silsilah keturunannya Bagi orang Batak, marga menunjukkan ia berasal dari silsilah keturunan yang mana. Yup berikut beberapa nama-nama marga suku Batak! 1. AMBARITA 2. AMPAPAGA (SIAMPAPAGA) 3. AMPUN (NAHAMPUNGAN) 4. ANGKAT 5. ANGKAT SINGKAPAL 6. ARITONANG 7. ARUAN 8. BABIAT 9. BAHO (NAIBAHO) 10. BAKO 11. BANJARNAHOR (NAINGGOLAN) 12. BANJARNAHOR (MARBUN) 13. BANCIN 14. BAKKARA 15. BARINGBING (TAMPUBOLON) 16. BARUARA (TAMBUNAN) 17. BARUTU (SITUMORANG) Berikutadalah silsilah marga-marga batak yang berasal dari Si Raja Batak yang disadur dari buku "Kamus Budaya Batak Toba" karangan M.A. Marbun dan I.M.T. Hutapea, terbitan Balai Pustaka, Jakarta, 1987. Silsilah raja batak ini dicoba diterjemahkan dalam bentuk postingan biasa, semoga tidak membingungkan bagi pembaca yang kebetulan ingin mencari MargaSipayung, Haloho (Sihaloho), Allagan (Siallagan), Tindaon (Sitindaon), Dabalok (Sidabalok), Dabungke (Sidabungke), Mandalahi (Simandalahi), Manjorang (Simanjorang), dsb banyak ditemukan pula di Simalungun. Marga Simargolang banyak ditemukan di Pesisir Timur. Marga Batubara, Pane, banyak ditemukan di Pesisir Timur dan Angkola. . Suku Batak merupakan salah satu suku terbesar di Indonesia yang berasal dari Sumatera Utara. Urutan marga Batak terdiri dari beberapa jenis yang tentunya perlu diketahui oleh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di Sumatera. Marga dalam suku Batak berfungsi sebagai identitas yang menjelaskan silsilah keluarga dari garis keturunan. Seperti diketahui, suku Batak memiliki identitas tersendiri yang secara umum bisa dikenali dari nama belakang anak. Pastinya, pemberian nama marga kepada seorang anak tidak bisa dilakukan sembarangan. Nama marga anak pada umumnya sama dengan nama ayah yang menjadi identitas keturunannya. Ada beberapa jenis marga dalam masyarakat Batak yang masih belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Apa saja marga tersebut? Cari tahu penjelasannya di artikel ini. Ilustrasi, sumber foto ANTARA Urutan marga Batak Mengutip buku Suku Bangsa Dunia dan Kebudayaannya oleh Pram 2013, mayoritas suku Batak beragama Kristen dan ada juga yang beragama Islam. Selain itu, sebagian dari mereka juga menganut kepercayaan malim dan animisme. Masyarakat Batak dikenal memiliki sifat kekeluargaan yang tinggi. Hal ini akan sangat terlihat ketika orang Batak merantau dan mendiami suatu kota. Yang jelas, rasa saling membantu dan tolong menolong akan sangat terasa satu sama lain. Adapun macam-macam marga Batak yakni sebagai berikut 1. Batak Simalungun Batak Simalungun adalah marga yang umumnya mendiami wilayah Simalungun dan sekitarnya. Masyarakat yang mendiami pemukiman ini memiliki kekerabatan yang sangat kental dan hidup rukun layaknya saudara sedarah. 2. Batak Toba Jenis marga Batak selanjutnya adalah Batak Toba. Masyarakat Batak Toba dikenal memegang teguh adat istiadat yang diturunkan secara turun temurun dari nenek moyang mereka. Hingga saat ini, peraturan adat masih dilestarikan oleh masyarakat yang mendiami wilayah Toba. 3. Batak Karo Batak Karo merupakan marga yang cukup istimewa karena merupakan marga terbesar di Sumatera Utara. Penduduk Batak Karo umumnya mendiami kawasan Tanah Karo dan sekitarnya. 4. Batak Mandailing Populasi suku Batak Mandailing cukup banyak terdapat di wilayah Sumatera. Apalagi bagi orang-orang yang masih memiliki jiwa sosial yang tinggi, sehingga saling membantu dalam keadaan susah maupun senang. 5. Pakpak Batak Marga Batak Pakpak tersebar di beberapa daerah yaitu Kabupaten Dairi, Tapanuli Tengah, Humbang Hasundutan, Pakpak Barat, dan sekitarnya. Suku Batak ini sangat populer karena banyak masyarakatnya yang merantau ke daerah luar. Itulah marga Batak yang paling terkenal dan disegani di kalangan masyarakat sekitar. Meskipun orang Batak memiliki marga yang berbeda-beda, namun semuanya tetap satu kesatuan yaitu bagian dari bangsa Indonesia.

urutan marga batak dari yang tertinggi